Tutorial EASY: Menggunakan Laporan Penjualan per Salesman

Halo, pengguna Easy Accounting System semuanya! Kembali bertemu dengan solusi EASY, kali ini kami akan kembali memberi Anda tip dan trik seputar EASY 5. Di dalam artikel ini akan dibahas cara menggunakan laporan penjualan  per sales.

sebelum menuju ke tutorial, akan dijelaskan secara singkat apa fungsi dari flow membuat laporan penjualan  per sales ini. Flow ini akan sangat berguna jika perusahaan menggunakan beberapa sales/penjual dan sebagai owner ingin mengetahui berapa jumlah penjualan yang dilakukan para sales tersebut.  Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukannya.

Menggunakan Laporan Penjualan per Salesman

1. Langkah pertama klik Alat Bantu lalu pilih Preferensi, setelah itu pilih Fitur lalu Ceklis Gunakan Penjual, terakhir Simpan & Keluar untuk mengaktifkan fitur salesnya.

2. Selanjutnya buat nama salesnya dengan cara klik Master Data lalu Penjual kemudian klik Tambah Baru. Lengkapi detail-detail mengenai sales baru tersebut kemudian klik Simpan dan Keluar.

3. Lakukan transaksi penjualan dengan mencantumkan nama salesnya pada menu Informasi lainnya lalu pilih nama salesnya pada kolom Penjual kemudian klik Simpan dan Keluar.

Catatan: Pada setiap transaksi di modul penjualan kalian bisa langsung mencantumkan nama salesnya, misalnya dari modul penawaran penjualan. Namun, yang tercatat pada laporan penjualan hanya transaksi yang mempunyai proses sampai faktur penjualan.

4. Proses selanjutnya buka laporan penjualan, sebelum membuka laporan tersebut pengguna EASY harus memodifikasinya terlebih dahulu. Caranya klik Laporan pilih Semua  Laporan Penjualan lalu bisa pilih Penjualan Per Barang Rincian atau Ringkasan.

Setelah memilih laporan mana yang ingin dipakai, silakan klik Columns lalu pilih Variable Penjual kemudian klik (+) pada variable penjualnya. Klik dua kali Nama Depan agar berpindah ke kotak sebelahnya (nomor 4).  Kemudian klik Filters & Parameters.

Setelah masuk ke Filters & Parameters, ceklis (v) variabel apa saja yang ingin ditampilkan. Anda bisa mengikuti contoh seperti gambar di bawah. Jika variabel Nama Pelanggan ada di posisi paling bawah Anda bisa geser variabelnya dengan memilih variabel yang ingin dipindahkan lalu pilih tanda panah pada angka nomor 2 untuk memindahkannya.

Selanjutnya klik kolom Group untuk mengkategorikan laporannya per nama salesnya. Hapus semua variabel yang ada terlebih dahulu, untuk menghapusnya bisa klik sesuai dengan kotak nomor 1 lalu klik tanda (x) pada kotak nomor 2.

Selanjutnya ganti dengan variabel nama depan penjual seperti pada gambar. Pilih Add Group pada kotak nomor 1 lalu klik tanda (+) pada kotak nomor 2 lalu klik kotak nomor 3 dan ceklis sesuai dengan kotak nomor 4 dan 5. Lalu kembali ke Filters & Parameters.

Tentukan periode tanggal yang kita lihat.

Buka laporannya  lalu klik Customize agar tampilan dari laporan tersebut tidak berubah, kemudian ganti semua  judulnya seperti gambar berikut:

Anda juga bisa membuka kembali laporan tersebut di  Laporan – Semua Laporan – Laporan Tersimpan.

Demikianlah cara untuk membuat laporan penjualan per salesman di software akuntansi. Selain artikel ini masih ada banyak artikel lain yang bisa Anda simak, contohnya flow transaksi perusahaan kelapa sawit memakai Easy Accounting System. Jadi, pastikan Anda selalu membaca dan mengikuti artikel-artikel di solusieasy.co.id.

Easy Accounting System juga menyediakan tutorial dalam bentuk video. Pengguna EASY semua dapat melihat video tersebut di channel YouTube resmi Easy Accounting System. Dan pastikan untuk subscribe channel tersebut. Sekian, sampai bertemu di artikel berikutnya.

Tutorial EASY: Flow Transaksi Perusahaan Kelapa Sawit

Easy Accounting System adalah software akuntansi yang kaya fitur inovatif dan bisa digunakan untuk beragam level dan jenis perusahaan. Di artikel tutorial ini akan ditunjukkan flow transaksi perusahaan kelapa sawit. Dengan artikel ini kami berharap bisa membantu Anda para pengguna dan calon pengguna EASY yang punya usaha perkebunan kelapa sawit.

Artikel ini akan menjelaskan beragam transaksi yang ada di perusahaan kelapa sawit memakai fitur-fitur Easy Accounting System. Dan seperti biasanya, artikel ini akan dilengkapi dengan arahan yang disertai gambar untuk membantu Anda semua saat mempraktikkannya. Silakan baca langkah-langkahnya di bawah ini:

Flow Transaksi Perusahaan Kelapa Sawit

Persiapan Master Data

1. Buat master data terlebih dulu antara lain dari daftar barang, daftar pelanggan, pemasok dan daftar proyek. Untuk membuat barang caranya klik Modul Utama kemudian pilih Persediaan lalu klik Barang. Sedangkan untuk membuat pelanggan, pemasok, dan proyek caranya klik Master Data lalu pilih Pelanggan/Pemasok/Proyek. Berikut ini adalah contoh gambarnya, pastikan keterangan-keterangannya sama dengan contoh gambar.

barang

Pelanggan.

Pemasok.

Transaksi Pembelian Perusahaan Kelapa Sawit

Sebagai contoh akan dilakukan pembelian pupuk dan pestisida. Berikut ini adalah tahapannya:

1. Klik Jalan Pintas lalu klik Faktur Pembelian untuk membuat transaksi pembeliannya. Ikuti petunjuk dalam bentu panah dan angka pada gambar berikut ini.

2. Transaksi ini dibuat ketika mempunyai transaksi pembelian dan efek dari transaksi ini untuk menambahkan saldo stok item dan efeknya juga menambah saldo hutang pada pemasok yang bersangkutan. Saat ingin membayar hutang atas transaksi yang telah dibuat, klik Jalan Pintas lalu masuk ke modul Pembayaran Pembelian berikut adalah langkah-langkahnya.

Pengguna bisa pilih pemasok yang sama agar tagihan yang berkaitan muncul di modul pembayarannya, lalu pilih tanggal dan bank dari bank mana kita membayar transaksi tersebut. Lalu ceklis bayar di tanda panah nomor 4, lalu sesuaikan jumlah pembayarannya di tanda panah nomor 5. Jika pembayaran cash bisa langsung simpan transaksi tersebut. Namun, jika pembayarannya secara kredit maka harus diubah pada kolom jumlah pembayarannya, setelah itu klik Simpan dan Keluar.

Pembiayaan Pesanan Perusahaan Kelapa Sawit

Transaksi ini digunakan untuk sistem kalkulasi biaya berdasarkan pesanan di mana biaya yang dikumpulkan akan dibebankan ke unit produksi atau dialokasikan ke biaya. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Transaksi di bawah ini seperti transaksi manufaktur item yang telah diinput di atas dan bisa dianggap sebagai bahan baku atau barang yang perlu digunakan dalam proses produksi. Pada langkah terakhir harus simpan transaksi tersebut terlebih dahulu baru bisa klik Finishing, lalu klik Selanjutnya seperti pada tanda panah nomor 5.  Setelah melakukan langkah di atas klik tombol Sebelumnya.

2. Setelah klik finishing, alokasikan biaya yang diperoleh dari item yang telah diinput di atas ke akun TBM (Tanaman Belum Menghasilkan). Akun ini digunakan hanyauntuk  akun silang atau akun perantara karena tanaman yang dipunyai belum menghasilkan apapun atau belum siap panen. Berikut adalah langkah-langkah setelah finishing.

3. Jadi di sini prosesnya masih penanaman bibit dan akan dialokasikan ke tipe penyelesaian ke akun memakai akun TBM (Tanaman Belum Menghasilkan ) dan proyek yang bersangkutan. Setelah proses penanaman bibit ini selesai tanaman sudah bisa menghasilkan hasil panen, maka harus melakukan Pembiayaan Pesanan ulang untuk mengalokasikan jumlah yang berada pada akun TBM tersebut ke barang jadinya, berikut adalah langkah-langkahnya. Pertama, cek jumlah saldo akun perantara dengan klik Modul Utama lalu Buku Besar kemudian klik Daftar Akun.

4. Lalu masuk kembali ke modul pembiayaan pesanan untuk mengalokasikan akun tersebut. Jika sebelumnya menginput item Pupuk & Pestisida, kali ini akan mengalokasikan biaya yang berada pada akun TBMnya. Jika di pembiayaan pesanan awal pada saat penanaman bibit tadi memakai tipe penyelesaian ke akun. Kali ini memakai tipe penyelesaian ke barang karena sudah mendapatkan hasil panen yaitu kelapa sawit. Lalu tentukan tanggal dan pilih item apa yang diterima pada tanda angka nomor 3 dan tentukan juga jumlah yang diterima pada tanda nomor 4 dan proyeknya juga harus dicantumkan agar bisa melihat laba rugi project tersebut, lalu simpan transaksi tersebut.

Penyesuaian Barang Perusahaan Kelapa Sawit

Kali ini akan masuk ke transaksi penyesuaian barang, caranya klik Jalan Pintas lalu klik Penyesuaian Barang. Contoh kasusnya, pada tanggal tersebut ternyata mendapatkan buah kelapa sawit yang tidak layak pakai jadi stok tersebut akan dikeluarkan dan membebankan stok tersebut sebagai biaya kerugian berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Tentukan tanggal berapa dikeluarkannya stok tersebut dari gudang. Lalu pilih akun biaya atau hpp yang sesuai dengan yang diinginkan, lalu pilih item yang ingin dikeluarkan seperti pada nomor 2 dan tentukan Qty barunya, jadi yang diisi pada kolom nomor 3 itu adalah sisa stok tersebut. Seperti contoh di atas ada stok kelapa sawit 1000 kg lalu ingin dikeluarkan 100 yang tidak bisa digunakan lagi, maka harus input sisa dari kelapa sawit yang ada dan tentukan juga proyek tersebut lalu simpan.

Pembayaran Lainnya Perusahaan Kelapa Sawit

Selanjutnya akan masuk ke modul pembayaran lainnya, modul ini digunakan untuk menginput kebutuhan-kebutuhan operasional kantor pada umumnya, seperti biaya gaji, biaya lembur. biaya bahan bakar, dll. Caranya bisa klik Jalan Pintas kemudian pilih Pembayaran Lainnya.

Tentukan tanggal pengeluaran biaya tersebut, lalu pilih bank untuk menentukan dari bank mana pembayaran biaya tersebut dan pilih akun yang sesuai dengan kebutuhan biaya yang diperlukan dan tentukan jumlah biayanya, lalu jangan lupa untuk menentukan proyeknya.

Faktur Penjualan Perusahaan Kelapa Sawit

Saat ada penjualan kelapa sawit ke pelanggan, bisa menggunakan faktur penjualan. Caranya, klik Jalan Pintas lalu pilih Faktur Penjualan. Input penjualan sesuai dengan langkah-langkah di bawah ini, dalam setiap transaksi tentukan project yang bersangkutan agar laba rugi bisa diketahui atau dicari per proyek.

Penerimaan Penjualan Perusahaan Kelapa Sawit

Jika ada pelanggan yang membayar kelapa sawit, input di penerimaan pembelian. Caranya, klik Jalan Pintas lalu pilih Penerimaan Pembelian. Tentukan pelanggan yang membayar lalu sesuaikan tanggal penerimaan uang tersebut, lalu pilih uang yang dibayar dari pelanggan apakah masuk ke bank atau kas. Lalu ceklis bayar pada tanda angka 4 dan sesuaikan jumlah pembayarannya jika pembayarannya secara partial.

Laporan Perusahaan Kelapa Sawit

Setelah semua transaksi diatas telah diinput, output dari semua transaksi ini adalah laporannya. Di bawah ini akan ditunjukkan laporan laba rugi dari hasil transaksi di atas. Laporan laba rugi di sini dilihat sesuai proyek yang telah dicantumkan di masing-masing transaksi. Caranya klik Laporan lalu pilih Semua Laporan kemudian pilih Laporan Proyek terakhir pilih Laba / Rugi Per Proyek. Pilih rentang tanggal ingin dilihat lalu pilih juga proyek apa ingin dilihat, berikut adalah contoh gambarnya.

Demikianlah tutorial mengenai flow perusahaan kelapa sawit memakai software akuntansi Easy Accounting System. Semoga tutorial ini bisa membantu dan memudahkan Anda dalam memakai Easy Accounting System. Tutorial ini juga tersedia dalam bentuk video dengan judul yang sama. Anda bisa melihatnya di channel YouTube resmi Easy Accounting System.

Sampai bertemu kembali di artikel dan tutorial Easy Accounting System lainnya.

Tutorial EASY: Setting Harga Barang Berbeda untuk Konsumen

SolusiEASY adalah situs tutorial resmi dari software akuntansi Easy Accounting System. Di dalam situs ini ada beragam artikel yang bisa Anda baca untuk menambah pengetahuan seputar penggunaan software akuntansi Easy Accounting System. Dan kali ini solusiEASY akan kembali memberikan sebuah tutorial yaitu harga barang berbeda untuk konsumen.

Fitur ini bisa dipakai ketika Anda menjual suatu barang kepada pelanggan tetapi harganya berbeda. Dan untuk setting fitur ini di Easy Accounting System caranya juga sangat mudah. Ikuti langkah-langkah berikut ini yang disertai penjelasan dan gambar untuk mempermudah Anda untuk mempraktikkannya.

Cara Setting Harga Barang Berbeda untuk Konsumen

1. Buka software akuntansi Easy Accounting System, kemudian masuk ke data barang yang akan disetting. Caranya, klik Modul Utama lalu pilih Persediaan kemudian klik Barang.

2. Pilih barang yang akan disetting, klik dua kali barang tersebut.

3. Pilih Harga Penjualan lalu 2x pada nomor penjualan, setelah itu pilih pelanggan yang akan disetting harga jualnya dan isi kolom harga jualnya. Terakhir klik Simpan dan Keluar.

Dengan langkah-langkah di atas Anda sudah bisa setting harga jual barang berbeda untuk konsumen di software akuntansi Easy Accounting System. Yang perlu diperhatikan adalah ketelitian saat penginputan, pastikan semua data dan angkanya sudah benar.

Selalu ikuti situs solusieasy.co.id, sebab banyak informasi dan artikel seputar software EASY 5 yang bisa Anda dapatkan. Anda bisa membaca artikel-artikel yang bisa membantu Anda mengoperasikan Easy Accounting System. Tutorial cara instal hingga cara membuat formula produksi bisa dibaca di situs ini.

Easy Accounting System juga mempunyai tutorial dalam bentuk video. Video tutorial ini bisa Anda lihat di channel YouTube resmi Easy Accounting System. Menariknya lagi, Anda juga bisa request tutorial kepada tim kami. Caranya cukup mudah, ketikkan request Anda di kolom komentar situs ini atau di channel YouTube Easy Accounting System.

Cukup sekian tutorial dari kami, semoga bisa menambah informasi dan bermanfaat bagi Anda pengguna Easy Accounting System. Sampai berjumpa kembali di tutorial-tutorial berikutnya.

Langkah-langkah Import Faktur Penjualan Easy Accounting System

Halo pengguna Easy Accounting System, bertemu lagi dengan tutorial dari solusieasy.co.id. Kali ini kami akan membahas mengenai cara menggunakan fitur import faktur penjualan Easy Accounting System. Fitur ini berfungsi untuk memindahkan data dari Excel ke dalam software EASY 5 secara otomatis. Jadi, Anda tidak perlu repot menginput data faktur penjualan secara manual.

Seperti biasa, tutorial yang kami berikan pastinya sangat mudah untuk Anda praktikkan. Sebab, Easy Accounting System selalu mengedepankan kemudaham untuk semua penggunanya. Dan berikut ini adalah langkah mudah untuk memakai fitur Akhir Periode atau Period End di EASY 5.

Cara Import Faktur Penjualan Easy Accounting System

1. 1. Buka software EASY 5, kemudian klik Import Laporan. Pilih Import Faktur Penjualan lalu klik Import Data dan akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Import Faktur Penerimaan Barang - Langkah 1

2. Pilih format MS Excel 2007, kemudian cari lokasi file data faktur penjualan yang akan diimpor.

Import Faktur Penerimaan Barang - Langkah 2

3. Setelah lokasi file yang akan diimpor dipilih, klik Next kemudian isi kolom Skip Row dengan angka 1, lalu klik tanda panah biru Auto Fill kemudian Execute dan OK.

Import Faktur Penerimaan Barang - Langkah 3

4. Tutup Import Data Wizard, klik Simpan dan Keluar. Akan muncul tampilan seperti berikut ini yang memberi info tentang berapa jumlah faktur yang berhasil disimpan.

Import Faktur Penerimaan Barang - Langkah 4

Import faktur penjualan  tersebut telah berhasil. Buka Faktur Penjualan lalu filter tanggal dan akan muncul laporan yang telah Anda impor. Transaksi impor dari Excel ditandai dengan (i).

Setelah melakukan langkah simpel dan mudah di atas, proses import faktur penjualan Easy Accounting System telah selesai. Selain tutorial ini, masih banyak tip dan trik seputar Easy Accounting System yang bisa dibaca di situs ini. Mulai dari cara instal, database, hingga recurring tersedia lengkap di sini. Jadi, kami sarankan Anda untuk terus membaca solusieasy.co.id.

Tidak hanya sekadar membaca saja, Anda juga bisa meminta tutorial yang berhubungan dengan Easy Accounting System kepada kami. Caranya sangat mudah, cukup ketik request tutorial yang diinginkan di kolom komentar. Tim kami akan merespon permintaan tutorial tersebut.

Sebagai penutup, bagi Anda yang belum memakai Easy Accounting dan tertarik terhadap software EASY 5. Anda bisa mengunjungi website resmi kami di easyaccountingsystem.co.id. Di sana Anda bisa menemukan info lengkap seputar fitur maupun harga dari varian software Easy Accounting System.

Cara Melakukan Transaksi Berulang/Recurring di Easy Accounting System

Dalam dunia akuntansi istilah transaksi berulang atau recurring sering dijumpai. Transaksi berulang adalah transaksi yang dilakukan secara periodik, misalnya tiap minggu atau bulan. Transaksi ini memungkinkan Anda melakukan transaksi yang sama persis dan dibuat perulangannya sesuai waktu yang sudah ditetapkan.

Fitur recurring juga terdapat di Easy Accounting System. Transaksi berulang sudah ada di software Easy Accounting semenjak versi EASY 3. Fitur ini merupakan salah satu fitur unggulan dari Easy Accounting System. Semua varian software Easy Accounting bisa menikmati fitur ini, hal yang belum tentu ada di software akuntansi lain.

Di Easy Accounting System transaksi yang bisa dilakukan recurring yaitu:

1. Transaksi Faktur Pembelian (Purchase Invoice)

2. Transaksi Faktur Penjualan (Sales Invoice)

3. Transaksi Jurnal Umum (Journal Voucher)

4. Transaksi Pembayaran Lainnya (Other Payment)

Pada saat jatuh tempo transaksi recurring, Easy Accounting tidak otomatis melakukan transaksi atas transaksi recurring tersebut. Software Easy Accounting akan memberi peringatan saat transaksi tersebut jatuh tempo. Penggunalah yang akan mengeksekusi transaksi recurring tersebut. Setelah membahas singkat definisi transaksi berulang dan kegunaannya, kami juga akan memberikan cara melakukan transaksi berulang di Easy Accounting System.

Cara Melakukan Transaksi Berulang di Easy Accounting System

Untuk contoh transaksi recurring, transaksi tersebut akan dilakukan di jurnal umum/jurnal voucher. Ilustrasinya adalah biaya auransi yang besarannya selalu sama dan harus dibayar setiap bulan selama setahun. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan transaksi tersebut:

1. Buat jurnal umum yang akan dijadikan transaksi recurring. Caranya, buka software Easy Accounting lalu klik Jalan Pintas lalu klik Jurnal Umum atau bisa juga dari Modul Utama lalu pilih Buku Besar lalu klik Jurnal Umum klik Baru.

2. Input transaksi yang akan dibuat yaitu biaya asuransi. Setelah detail transaksi selesai diisi, klik Transaksi Berulang, lalu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.

Transaksi Berulang - Langkah Kedua

2. Pilih Periode dan klik Bulanan, kemudian isi kolom Berapa Kali sesuai dengan berapa lama Anda melakukan transaksi recurring. Dalam contoh diisikan 12 kali, sebab transaksi tersebut berlangsung selama setahun atau 12 bulan. Lalu beli tanda centang pada kolom Masukkan Nomor Faktur. Lalu klik Simpan dan Keluar, transaksi recurring tersebut telah berhasil dilakukan dan pada tanggal yang ditentukan tiap bulannya akan keluar reminder.

Transaksi Berulang - Langkah Ketiga

Bagaimana? Mudah bukan cara melakukan transaksi recurring di Easy Accounting System? Semoga dengan tutorial-tutorial dari kami bisa membantu Anda semua dalam mengoperasikan Easy Accounting System. Sampai jumpa lagi di tutorial, tip, dan trik seputar Easy Accounting lainnya.