Tutorial Easy Mobile: Input Penerimaan Barang Easy Mobile

Solusieasy.co.id adalah situs penyedia tutorial dan tip seputar software akuntansi Easy Accounting dan Easy Mobile. Pada kesempatan ini kami akan kembali membagikan sebuah tutorial untuk seluruh pengguna EASY. Yang akan kami bahas adalah sebuah tutorial dari Easy Mobile yaitu cara input penerimaan barang.

Penerimaan barang terdapat di dalam modul pembelian Easy Mobile. Fungsi dari penerimaan barang ini adalah mencatat item yang dipesan saat melakukan pesanan pembelian. Lalu bagaimana cara melakukannya? Simak langkah-langkahnya di bawah ini.

Input Penerimaan Barang Easy Mobile

1. Buka aplikasi Easy Mobile, kemudian pilih Transaksi lalu sentuh Pembelian,terakhir pilih Penerimaan Barang.

penerimaan barang easy mobile - 1

2. Sentuh transaksi kemudian pilih Nama Pemasok yang akan diterima barangnya dengan cara klik tanda plus (+) .

penerimaan barang easy mobile - 2

3. Setelah memilih pemasok, klik Pesanan maka akan muncul pesanan apa saja yang dimiliki oleh pemasok tersebut. Pilih transaksi yang ingin diproses dengan cara sentuh untuk memberi tanda centang (v).

penerimaan barang easy mobile - 3

4. Lengkapi detail transaksi di kolom PengirimanTanggal Kirim dan Catatan. Pastikan semua kolom sudah terisi dan nominalnya juga sesuai, langkah terakhir adalah menyimpan transaksi ini dengan menyentuh Simpan.

penerimaan barang easy mobile - 4

Dengan empat langkah mudah di atas Anda sudah bisa memproses penerimaan barang di Easy Mobile. Kami berharap tutorial ini dapat membantu seluruh pengguna EASY, khususnya Easy Mobile. Di dalam situs ini masih banyak tutorial lain yang sangat berguna untuk semua pengguna EASY. Jadi, ikuti terus situs ini agar selalu mendapatkan info terbaru seputar pemakaian software akuntansi Easy Accounting System.

Tidak hanya sekadar membaca saja, Anda bisa juga meminta sebuah tutorial kepada kami. Caranya sangat mudah, silakan ketik permintaan tutorial Anda di kolom komentar dan kami akan berusaha untuk segera merespon permintaan Anda.

Easy Accounting System juga menyediakan tutorial dalam bentuk video di YouTube. Silakan kunjungi channel YouTube resmi Easy Accounting untuk melihat video tutorial tersebut. Jangan lupa untuk subscribe channel tersebut dan like maupun share video yang terdapat di dalamnya.

Tutorial Easy Mobile: Setting Easy Mobile di Jaringan yang Sama

Hai, semua pengguna Easy Accounting System, sudahkah Anda tahu mengenai aplikasi Easy Mobile? Bagi yang belum mengetahui dan memakainya, Easy Mobile adalah aplikasi versi mobile dari Easy Accounting System. Aplikasi ini memiliki fitur-fitur yang ada di dalam versi desktopnya. Dan kali ini kami akan membahas seputar aplikasi tersebut, tepatnya cara setting Easy Mobile di jaringan yang sama.

Pengaturan ini berguna apabila pengguna ingin menyambungkan Easy Accounting dan Easy Mobile dalam jaringan wifi yang sama, misalnya di kantor. Jadi, ketika sudah tersambung pengguna Easy Mobile bisa input transaksi, cek laporan, dan masih banyak lagi. Ingin mengetahui caranya? Mari baca dan simak langkah-langkahnya di bawah ini.

Setting Easy Mobile di Jaringan yang Sama

1. Jika belum punya web service, download web service Easy terlebih dulu. Buka web service dengan cara klik 2 kali, setelah itu masuk ke web service lalu klik Tambah (+).

setting easy mobile jaringan sama langkah 1

2. Isi Direktori Database dengan cara mencari dan memilih database yang akan digunakan, isi Nama Koneksi sesuai keinginan. Untuk kolom Port akan terisi otomatis, jangan ubah angka tersebut.

setting easy mobile jaringan sama langkah 2

3. Aktifkan web service dengan cara klik kanan pada kolom Direktori Database kemudian pilih Status lalu pilih Aktif.

setting easy mobile jaringan sama langkah 3

4. Lalu beralih ke setting di smartphone Anda, buka Easy Mobile lalu pilih Online Database lalu klik Pengaturan dan pilih Tambah Koneksi.

setting easy mobile jaringan sama langkah 4

5. Isi kolom Alias Database, IP Address, dan ID Komputer (angka yang ada di Port).

setting easy mobile jaringan sama langkah 5

6. Sentuh koneksi yang baru dibuat kemudian klik Pilih Connection.

setting easy mobile jaringan sama langkah 6

7. Sentuh pada logo Search di samping kanan kolom Direktori Database Web Service, kemudian pilih Database yang diinginkan.

setting easy mobile jaringan sama langkah 7

8. Terakhir, isi User Name dan Password kemudian klik MASUK.

setting easy mobile jaringan sama langkah 8

Dengan melakukan langkah-langkah di atas, Easy Mobile Anda sudah tersambung pada jaringan yang sama dengan Easy Accounting System. Selanjutnya, Anda sudah bisa melakukan transaksi yang diinginkan seperti di modul, penjualan, pembelian, dan jurnal umum. Selain artikel ini masih, banyak artikel informatif lain yang bisa Anda baca misalnya: flow transaksi perusahaan, formula produksi, dan masih banyak lagi.

Artikel ini juga tersedia dalam bentuk video yang bisa dilihat di dalam channel YouTube resmi Easy Accounting System. Di dalam channel tersebut para pengguna EASY bisa melihat beragam video tutorial. Selain itu, bisa juga request tutorial dengan cara ketikkan request di kolom komentar. Terima kasih dan sampai jumpa di artikel-artikel lainnya.

Tutorial EASY: Flow Lengkap Perusahaan Advertising

Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan sebuah tutorial terkait flow sebuah perusahaan. Kali ini yang akan menjadi pembahasan adalah bagaimana operasional transaksi perusahaan advertising dilakukan dengan software EASY. Flow lengkap perusahaan advertising ini akan dilakukan secara berurutan untuk memudahkan Anda semua. Ingin mengetahui langkah-langkahnya? Langsung saja simak tutorialnya di bawah ini.

Flow Lengkap Perusahaan Advertising

Perusahaan advertising biasanya menggunakan transaksi per proyek. Untuk flow lengkap perusahaan advertising bisa menggunakan minimal 4 modul yang ada di program Easy Accounting. Selain itu, bisa juga mengatur dan menambah list Project untuk membedakan laba rugi per project yang dijalankan. Berikut ini adalah langkahnya:

1. Tambah proyek dengan klik menu MASTER DATA lalu pilih PROJECT kemudian klik BARU (deretan menu yang ada di bawah) isi sesuai nama/kode proyek yang sudah diterima.

2. MODUL PERSEDIAAN: Untuk modul persediaan di perusahaan advertising, gunakan menu MODUL UTAMA lalu pilih PERSEDIAAN kemudian klik BARANG, lalu buat barang baru dengan tipe Non Inventory Part. Selain itu, bisa juga menggunakan 3 menu utama, yaitu:

a.  Penyesuaian Barang (fungsinya untuk menyesuaikan jumlah stok dengan hasil stok opname/cek stok riil) jika ada barang-barang stok.

b. Pindah Barang (digunakan jika di perusahaan ada lebih dari 1 gudang, untuk memindahkan dari gudang satu ke gudang yang lain, misalnya dari Gudang Perusahaan ke Gudang Proyek).

c. Pembiayaan Pesanan (untuk memproses barang-barang stock yang nantinya akan dijadikan HPP/ biaya per project).

3. MODUL PEMBELIAN: Untuk modul pembelian, mulai transaksi dari Permintaan Pembelian (biasanya dibuat oleh bagian gudang atau marketing). Pesanan Pembelian (biasanya dibuat oleh bagian purchasing). Penerimaan Barang (dibuat oleh bagian gudang ketika menerima barang dan surat jalan dari supplier/vendor) lalu pilih Faktur dari Penerimaan Barang (dibuat oleh bagian keuangan ketika Faktur/ Nota/ Invoice dari supplier/ vendor sudah diterima) Pembayaran Pembelian (dibuat oleh bagian keuangan ketika sudah melakukan pembayaran kepada supplier/ vendor). Bisa menggunakan Faktur Pembelian (dibuat oleh bagian keuangan ketika Faktur/ Nota/ Invoice dari supplier/ vendor sudah diterima) jika memang pembelian tersebut tidak menggunakan Surat Jalan.

4. MODUL PENJUALAN: Untuk modul penjualan di perusahaan advertising, biasanya hanya perlu menggunakan menu Faktur Penjualan (dibuat oleh kasir/ bagian keuangan) – Pembayaran Pembelian (dibuat oleh bagiak keuangan) – dan Retur Pembelian (jika memang ada retur/barang yang dikembalikan karena tidak sesuai dengan apa yang sudah dibeli).

5. MODUL BUKU BESAR: Untuk modul buku besar di perusahaan advertising, bisa menggunakan 3 menu utamanya, yaitu Jurnal Umum (untuk pencatatan Tarik Tunai dari Bank ke Kas, dan Setor Tunai dari Kas ke Bank), Pembayaran Lainnya (untuk pencatatan pengeluaran harian selain dari transaksi Pembelian), Penerimaan Lainnya (untuk pencatatan penerimaan dana selain dari transaksi penjualan).

Transaksi di Perusahaan Advertising

1. Buat Barang Baru dengan Tipe Non Inventory Part untuk jenis Project yang kita terima. Misalnya kita terima project pembuatan BALIHO. Pertama buat Detail Barang terlebih dulu.

flow lengkap perusahaan advertising - langkah 1

Lalu buat Detail Akun.

flow lengkap perusahaan advertising - langkah 2

2. Modul Pembelian: Di Modul Pembelian, dari keterangan yang sudah dijelaskan di awal, bisa input sesuai dengan flow kerja perusahaan, Misalnya, tidak perlu menggunakan Permintaan Pembelian, maka bisa langsung membuat PO di Menu Pesanan Pembelian. Lalu, jika ada surat jalan atau input di Penerimaan Barang, maka fakturnya wajib menggunakan Faktur dari Penerimaan Barang. Jika ada pembelian Cash Langsung ke toko Supplier/ Vendor, maka bisa setelah membuat PO langsung ke menu Faktu Pembelian.

3. Modul Penjualan: Di Modul Penjualan pada perusahaan advertising, biasanya hanya menggunakan menu Pesanan Penjualan (berdasarkan PO dari Customer), Faktur Penjualan dan Penerimaan Penjualan. Perbedaan transaksi pada perusahaan advertising biasanya adalah pada Penagihan yang di bagi menjadi beberapa termin, misalnya sistem penagihan untuk 1 project itu Penagihan pertama sebesar 40% dari nilai kontrak, kedua 30%, ketiga 20%, pelunasan 10%.

Yang pertama input PO dari customer/ pelanggan di Menu Pesanan Penjualan, jangan lupa untuk mengisi kolom Project. Contohnya:

flow lengkap perusahaan advertising - langkah 3

Setelah input PO dari customer/pelanggan dan pekerjaan sudah mencapai 40%, maka kita hanya perlu mengganti Kts (Qty) dengan nilai persentase secara desimal, cara membuat tagihannya seperti berikut:

flow lengkap perusahaan advertising - langkah 4

Untuk print/cetak nota/invoice dengan klik Pratinjau di deretan menu bagian bawah. Setelah cetak, saat terima pembayaran, input di Penerimaan Penjualan. Untuk tagihan selanjutnya tinggal sesuaikan pada kolom Kts (Qty) berapa persen yang mau ditagihkan. Seperti itu sampai dengan penagihan pelunasan.

4. Modul Buku Besar: Seperti yang sudah dijelaskan di awal, Jurnal Umum (untuk pencatatan Tarik Tunai dari Bank ke Kas, dan Setor Tunai dari Kas ke Bank), contohnya:

Tarik Tunai

flow lengkap perusahaan advertising - langkah 5

Setor Tunai

Pembayaran Lainnya (untuk pencatatan pengeluaran harian selain dari transaksi Pembelian), Contoh Inputnya:

Penerimaan Lainnya (untuk pencatatan penerimaan dana selain dari transaksi penjualan). Contoh inputnya:

5. Modul Persediaan

Penyesuaian Barang (fungsinya untuk menyesuaikan jumlah stok dengan hasil stok opname/cek stok riil), contoh inputnya:

Ketika kuantitas berkurang (nilai penyesuaian tidak dicentang/ceklis).

Ketika kuantitas bertambah (nilai penyesuaian dicentang/ceklis).

 

Pindah Barang (digunakan jika di perusahaan ada lebih dari 1 gudang, untuk memindahkan dari gudang satu ke gudang yang lain). Contoh inputnya:

Pembiayaan Pesanan (untuk memproses barang-barang stock yang nantinya akan dijadikan HPP/biaya per project) contoh inputnya:

Simpan untuk melanjutkan Proses Finishing (bisa dengan Klik tombol Selanjutnya lalu klik lagi tombol Sebelumnya). Kemudian Klik Finishing.

Klik Simpan dan keluar. Lalu Roll Over klik Ya. Maka unit barang yang diproses tadi akan berkurang dari stok sesuai dengan jumlah qty dan nilainya (di contoh sebesar 162.000) dan akan dialokasikan menjadi HPP Lain-lain untuk Project Baliho.

Itulah langkah dan urutan untuk melakukan flow lengkap perusahaan advertising dengan software EASY 5. Semoga tutorial ini bisa membantu Anda semua, khususnya yang punya usaha di bidang periklanan. Terus ikuti situs ini untuk mendapat info dan artikel seputar Easy Accounting System.

Jika Anda ingin melihat video tutorial ini silakan kunjungi channel YouTube resmi Easy Accounting System. Jangan lupa untuk like dan subscribe video di channel tersebut. Terima kasih dan sampai bertemu di tutorial lainnya.

Tutorial EASY: Eksport Penjualan dari Easy Accounting ke E-faktur

Kembali lagi di pembahasan tip seputar software Easy Accounting System. Kali ini kami akan membahas sebuah fitur yang tentunya sangat berguna untuk Anda semua. Eksport penjualan ke E-faktur adalah fitur yang akan kami jelaskan secara detail langkah-langkahnya.

Seperti yang telah Anda ketahui, Easy Accounting System adalah software yang user friendly. Semua fitur di dalamnya sangat mudah untuk dijalankan. Tidak terkecuali eksport ke E-faktur ini. Untuk membuktikannya, langsung saja baca tutorialnya di bawah ini.

Eksport Penjualan ke E-faktur

Sebelum melakukan eksport ke E-faktur ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan di bawah ini:

a. Pastikan NPWP setiap pelanggan terisi pada kolom NPWP dan isilah kolom Pajak 1 dengan pilihan PPN 10% , jika pelanggan tidak memiliki NPWP maka isilah kolom NIK. Untuk melihatnya, klik Master Data lalu pilih Pelanggan, kemudian klik Penjualan.

eksport penjualan ke e faktur langkah 1

b. Pastikan alamat pelanggan tidak terdapat tanda koma ( , ) dan jika alamat NPWP berbeda dengan alamat perusahaan berada sekarang, isilah alamat pajak untuk alamat sesuai NPWP Tetapi, jika alamat NPWP dan alamat perusahaan sama, maka alamat pajak dapat dikosongkan saja.

eksport penjualan ke e faktur langkah 2

c. Pastikan juga nama barang / item barang yang kita jual tidak terdapat tanda koma “ , “

eksport penjualan ke e faktur langkah 3

Jika syarat-syarat diatas sudah dipenuhi maka langkah eksport ke E-faktur bisa dimulai.

1. Buat transaksi pesanan penjualan seperti biasa. Klik ke tab informasi lainnya dan isilah nomor seri faktur pajak yang tersedia. Isilah nomor seri faktur pajak pada kolom yang diberi tanda kotak hitam dengan format berikut: 3 angka terdepan diisi dikolom depan nomor seri faktur (kode transaksi dan kode status) dan 13 nomor sisanya diisi dikolom kedua (nomor seri faktur pajak).

eksport penjualan ke e faktur langkah 4

2. Jika sudah diisi sesuai dengan perintah yang ada. Pengguna Easy sekalian silakan eksport hasil inputnya.  Caranya klik Laporan pilih Semua Laporan, lalu klik Export Laporan dan terakhir klik Laporan Export Penjualan E-Faktur (CSV).

eksport penjualan ke e faktur langkah 5

3. Isilah periode E-faktur yang ingin dieksport seperti gambar di bawah ini:

eksport penjualan ke e faktur langkah 6

4. Hasilnya akan muncul tampilan seperti ini:

5. Lalu export hasil laporan tersebut dengan cara: klik Export lalu pilih Comma Separated Value (CSV)kemudian klik OK.

6. Setelah itu beri nama file tersebut sesuai dengan yang Anda inginkan lalu klik Save.

7. Terakhir, upload file yang telah dieksport dari Easy Accounting ke E-Faktur.

Setelah melakukan langkah-langkah mudah di atas Anda sudah bisa melakukan eksport penjualan dari Easy Accounting System. Yang perlu diperhatikan adalah ketelitian saat penginputan, pastikan semua input dan langkahnya sudah benar.

Terus ikuti solusieasy.co.id, sebab banyak informasi dan artikel seputar software EASY 5 yang bisa Anda dapatkan. Anda bisa membaca artikel-artikel yang bisa membantu Anda mengoperasikan Easy Accounting System. Tutorial cara instal hingga cara membuat formula produksi bisa dibaca di situs ini.

Easy Accounting System juga mempunyai tutorial dalam bentuk video. Video tutorial ini bisa Anda lihat di channel YouTube resmi Easy Accounting System. Menariknya lagi, Anda juga bisa request tutorial kepada tim kami. Caranya cukup mudah, ketikkan request Anda di kolom komentar situs ini atau di channel YouTube Easy Accounting System.

Cukup sekian tutorial dari kami, semoga bisa menambah informasi dan bermanfaat bagi Anda pengguna Easy Accounting System. Sampai berjumpa kembali di tutorial-tutorial berikutnya.

Tutorial EASY: Flow Manufaktur Lengkap di EASY 5

Kembali lagi di tutorial dari solusieasy.co.id yang selalu memberikan Anda tip seputar software EASY 5. Kali ini yang akan dibahas adalah mengenai salah satu modul di dalam Easy Accounting System, yaitu manufaktur. Tanpa perlu berpanjang lebar lagi, mari baca dan simak flow lengkap manufaktur dengan software EASY 5.

Flow Manufaktur Lengkap

Pertama, yang kita perlukan dalam manufaktur adalah pembuatan Perintah Kerja atau Work Order (WO). Setelah itu yang perlu dibuat adalah Pengeluaran Bahan Baku, dan Hasil Produksi. Berikut ini adalah tahap-tahap untuk membuatnya:

1. Buka software EASY 5 kemudian klik Perintah Kerja yang berada di modul manufaktur.

flow manufaktur lengkap langkah 1

2. Lalu pada tampilan dibawah ini isilah kolom: Penanggung Jawab, Nomor WO/SPK, dan tanggal Mulai WO. Klik dua kali di Deskripsi Pekerjaan, lalu akan muncul tampilan formula. Pilihlah formula produksi yang user Easy ingin buat, setelah user Easy memilih formula produksi, tabel bahan baku akan terisi otomatis berdasarkan formula yang pernah dibuat.

flow manufaktur lengkap langkah 2

flow manufaktur lengkap langkah 3

Jika pengguna EASY sudah selesai memilih barang yang ingin diproduksi, silakan klik Simpan dan Keluar. Ingat pada tahap ini belum ada bahan baku yang berkurang pada gudang.

3. Tahap selanjutnya adalah membuat Pengeluaran bahan baku, caranya adalah klik Jalan Pintas lihat modul manufaktur yang berada di pojok kanan bawah pada layar  lalu klik  tombol Pengeluaran Bahan Baku.

flow manufaktur lengkap langkah 4

4.  Lalu pada tampilan dibawah ini isi kolom No Perintah KerjaNomor pengeluaran barang, dan tanggal pengeluaran lalu klik ambil bahan baku, lalu akan muncul tampilan barang yang ingin diambil, pilihlah bahan baku yang user easy ingin produksi, setelah user easy memilih bahan baku produksi klik Ok.

flow manufaktur lengkap langkah 5

Pilihlah bahan baku yang ingin diambil dari gudang dengan cara centang bahan baku yang ada, jika semua barang ingin diambil sekaligus, klik Pilih Semua.

Pada tahap ini barang di gudang akan berkurang stoknya dan akan diproses menjadi barang dalam proses. Kita dapat melihatnya di Laporan lalu pilih Semua Laporan kemudian klik Laporan Manufaktur, lalu pilih Laporan Pengeluran Bahan Rinci untuk melihat barang apa saja yang sudah dikeluarkan pilih laporan Per Pengeluaran Bahan Baku.

5. Selanjutnya tahap finishing dari proses manufaktur adalah hasil produksi, klik Jalan Pintas lalu pilih Hasil Produksi.

6. Lalu pada tampilan dibawah ini isi lah kolom No Perintah Kerja, Nomor Hasil Produksi, dan Tanggal Produksi, klik Get Product, maka akan muncul barang jadi atas hasil produksi di atas.

Setelah selesai proses penyimpanan semua user EASY  jika ingin melihat hasil produksi didalam sebuah laporan dapat melihatnya di Laporan kemudian klik Semua Laporan pilih Laporan Manufaktur lalu klik Hasil Produksi.

Pilih periode hasil produksi yang diinginkan.

Dan berikut adalah hasil dari laporan tersebut.

Variance

Dalam setiap proses produksi di Easy Accounting, jika terdapat perbedaan harga pembelian terakhir dengan nilai bahan baku yang diproduksi dalam suatu perintah kerja (SPK/WO) akan menimbulkan Variance, seperti contoh dibawah ini:

a. Jurnal ketika Pengeluaran Bahan Baku

b. Jurnal ketika Hasil Produksi

c. Di sini terjadi selisih sebesar Rp.12.200 pada akun Persediaan Dalam Proses (WIP). Untuk melihat selisih ini, user Easy sekalian dapat langsung melihatnya di dalam sebuah laporan yang terdapat di Laporan lalu pilih Semua Laporan, klik Laporan Manufaktur kemudian pilih WIP Berdasarkan Perintah Kerja terakhir klik Rincian.

Lalu jangan lupa pilih periode yang diinginkan.

Laporan Rinci WIP inilah laporan yang digunakan untuk mengontrol selisih yang ada antara WIP Sesungguhnya dan WIP yang dibebankan.

Selisih Rp.12.200 tersebut wajib dilakukan dengan Akhir Periode Produksi, untuk mengalokasikan nilai tersebut ke akun yang disebut “Variance”. Caranya, klik Modul Utama pilih Manufaktur lalu pilih Akhir Periode Produksi.

Pilih periode produksi yang diinginkan, lakukan hal ini sebulan sekali sesuai dengan berjalannya produksi jangan lupa klik Simpan dan Keluar.

Setelah selesai, selanjutnya adalah melakukan jurnal balik selisih WIP yang ada ke akun yang biasa disebut dengan Variance. Caranya, klik Jalan Pintas lalu Jurnal Umum, pilih Daftar lalu pada kode filter ceklis (v) Akhir Periode Produksi. Jangan lupa pilih tanggalnya, lalu double klik untuk melihat jurnalnya.

Berikut ini adalah hasil jurnal pembalik dari selisih WIP sebesar Rp. 12.200 di atas.

Hal yang perlu diperhatikan adalah Variance ini muncul karena “selisih yang terjadi antara bahan baku yang diproduksi dengan last cost bahan baku tersebut”. Jadi Variance ini tidak selalu ada di posisi kredit ataupun debit ketika melakukan akhir periode produksi. Di posisi mana variance ini ditentukan oleh lebih besar mana antara harga pembelian terakhir dan harga bahan baku yang diproduksi. Jika lebih besar harga pembelian terakhir daripada bahan baku yang di produksi maka posisi variance akan ada di kredit, begitupun sebaliknya.

Itulah tadi urutan flow manufaktur lengkap sampai ke variance dengan memakai software EASY 5. Selain tutorial ini masih ada banyak artikel lain yang bisa dibaca. Anda bisa membaca mengenai import beragam transaksi dari Excel hingga flow perusahaan. Jadi, terus baca dan ikuti situs penyedia tutorial Easy Accounting dan Easy Mobile ini. Sampai bertemu di artikel-artikel lainnya.

Tutorial EASY: Import Pindah Barang

Software akuntansi Easy Accounting System adalah software asli buatan Indonesia dengan banyak fitur unggulan. Salah satu fitur unggulan yang dimiliki software EASY adalah fitur import dari Excel. Di Easy Accounting, ada banyak transaksi yang bisa diimport mulai dari database hingga penerimaan penjualan. Pada tutorial ini yang akan dibahas adalah cara import pindah barang.

Dengan fitur ini pengguna EASY tidak perlu repot untuk input pindah barang secara manual. Cukup dengan beberapa kali klik saja, data pindah barang otomatis masuk ke dalam sistem. Penasaran dengan bagaimana cara import pindah barang? Langsung saja baca dan praktikkan langkah-langkahnya di bawah ini.

Langkah Import Pindah Barang

1. Persiapkan template Excel terlebih dahulu, pastikan sama dengan format dari Easy Accounting System seperti gambar di bawah ini.

format excel import pindah barang

Catatan:

No.Transfer: diisi dengan nomor transaksi pindah barang.

Tanggal: diisi sesuai kapan terjadinya pemindahan barang.

Deskripsi: catatan tambahan untuk transaksi.

Gudang Asal: diisi gudang asal barang.

Gudang Tujuan: diisi gudang tujuan barang.

Template: isi sama seperti format dari EASY.

No. Barang: diisi kode barang sesuai dengan master data pada persediaan barang.

User: diisi dengan ADMINISTRATOR.

2. Buka software akuntansi Easy accounting System, klik Import Transaksi kemudian pilih Import Pindah Barang.

import pindah barang Easy - 2

3. Klik Import Data lalu pilih format MS. Excel 2007 kemudian cari dan pilih file yang akan diimport. Lalu klik Next.

4. Ubah Skip Row menjadi angka 1 lalu klik tanda panah biru kemudian klik Execute terakhir klik Close lalu Ya.

5. Selanjutnya klik Simpan dan Keluar dan tunggu hingga notifikasi pesan yang akan muncul.

hasil import pindah barang

6. Jika notifikasinya telah muncul seperti gambar dibawah ini artinya proses import transaksi berhasil.

Demikian cara untuk mengimpor data pindah barang, sangat mudah bukan? Di EASY 5 memang semua fiturnya dibuat user friendly. Selain artikel ini, masih ada banyak artikel lain yang bisa dibaca di dalam solusieasy.co.id. Mulai dari artikel yang simpel hingga yang rumit seperti formula produksi, tetapi semua artikel tersebut tetap dikemas agar mudah dipahami oleh semua pengguna EASY.

Jika Anda ingin melihat tutorial ini dalam bentuk video, silakan kunjungi channel YouTube resmi Easy Accounting System. Jangan lupa untuk like, share, dan subscribe video di dalamnya agar bisa berguna untuk seluruh pengguna EASY. Terima kasih dan sampai jumpa di artikel-artikel lainnya.

Tutorial EASY: Input Uang Muka Pesanan Penjualan via Jurnal Umum

Bertemu kembali dengan artikel tutorial dari solusiEASY yang terus memberikan Anda info dan tip seputar pemakaian software EASY. Kali ini kami akan membahas tutorial tentang cara input uang muka. Dulu kami pernah membahas input uang muka di pesanan penjualan. Pada artikel ini akan dibahas cara lain yaitu input uang muka pesanan penjualan via jurnal umum.

Di software EASY 5, input uang muka memang dimungkinkan melalui jurnal umum. Nah, tertarik untuk mengetahui langkah-langkahnya? Langsung saja simak langkah-langkahnya di bawah ini.

Input Uang Muka Pesanan Penjualan via Jurnal Umum

1. Buka software akuntansi Easy Accounting System, buat pesanan penjualan seperti biasa lalu klik Simpan.

 

2. Jika telah menerima uang muka, bisa melalui jurnal umum. Caranya, klik Jurnal Umum kemudian input akun sesuai dengan jumlah uang yang diterima seperti gambar di bawah ini.

 

3.  Ketiga, input faktur penjualan berdasarkan pesanan penjualan yang tadi dibuat.

4. Setelah faktur penjualan diinput, tahap berikutnya adalah konsumen membayarkan sisa piutangnya. Caranya, input di Penerimaan Penjualan. Cari nama Pelanggan kemudian pilih faktur yang dibayar oleh konsumen dengan cara centang (v) kolom Bayar. Klik kanan di faktur yang dipilih kemudian klik Informasi Diskon.

5. Klik dua kali di kolom akun lalu pilih akun sesuai dengan yang diinput di Jurnal Umum kemudian isi jumlah uang muka lalu klik Simpan.

 

6. Terakhir klik Simpan dan Keluar.

Demikianlah langkah untuk melakukan input uang muka melalui jurnal umum. Semoga dengan tutorial ini Anda semua bisa terbantu dan bertambah ilmu mengenai pemakaian seputar EASY. Selalu ikuti situs ini untuk mengetahui beragam info terbaru dari Easy Accounting System.

Selain dalam bentuk artikel, Easy Accounting juga menyediakan tutorial dalam bentuk video. Anda bisa melihat video tutorial di channel YouTube resmi kami, sudah ada banyak video tutorial yang kami unggah ke channel tersebut. Pastikan juga Anda subscribe channel Easy Accounting System.

Jika Anda memiliki request tutorial seputar Easy Accounting System silakan sampaikan kepada kami. Caranya sangat mudah, ketikkan request Anda di kolom komentar situs ini dan di YouTube. Terima kasih dan sampai jimpa di artikel lainnya.

Tutorial EASY: Flow Transaksi Perusahaan Retail

Easy Accounting System adalah software akuntansi yang komplet dan fleksibel. Fleksibel dalam arti bisa digunakan oleh beragam perusahaan dengan berbagai bidang dan level usaha. Dan pada artikel tutorial ini akan kami tunjukkan penggunaan software EASY untuk menggarap flow transaksi perusahaan retail.

Kami akan menampilkan seluruh transaksi di perusahaan retail secara urut dan komplet. Tanpa perlu berpanjang lebar lagi, mari simak pembahasannya di bawah ini.

Flow Transaksi Perusahaan Retail

Untuk melakukan transaksi lengkap di perusahaan retail di software EASY memerlukan empat modul yaitu:

1. Modul Pembelian: Untuk modul pembelian, mulai transaksi dari Permintaan Pembelian (biasanya dibuat oleh bagian gudang atau marketing), Pesanan Pembelian (biasanya dibuat oleh bagian purchasing), Penerimaan Barang (dibuat oleh bagian gudang ketika menerima barang dan surat jalan dari supplier/ vendor), Faktur Dari Penerimaan Barang (dibuat oleh bagian keuangan ketika Faktur/ Nota/ Invoice dari supplier/vendor sudah diterima), Pembayaran Pembelian (dibuat oleh bagian keuangan ketika sudah melakukan pembayaran kepada supplier/ vendor).

2. Modul Penjualan: Untuk modul penjualan di perusahaan retail, biasanya hanya perlu menggunakan menu Faktur Penjualan (dibuat oleh kasir), Pembayaran Pembelian (juga dibuat oleh kasir) dan Retur Pembelian (jika memang ada retur/ ada barang yang dikembalikan karena tidak sesuai dengan apa yang sudah dibeli).

3. Buku Besar: Untuk modul buku besar di perusahaan retail, bisa menggunakan 3 menu utamanya, yaitu Jurnal Umum (untuk pencatatan Tarik Tunai dari Bank ke Kas, dan Setor Tunai dari Kas ke Bank), Pembayaran Lainnya (untuk pencatatan pengeluaran harian selain dari transaksi Pembelian), dan Penerimaan Lainnya (untuk pencatatan penerimaan dana selain dari transaksi penjualan).

4. Modul Persediaan: Untuk modul persediaan di perusahaan retail bisa menggunakan 4 menu utama, yaitu Penyesuaian Barang (fungsinya untuk menyesuaikan jumlah stock dengan hasil stock opname/ cek stock riil), Pindah Barang (digunakan jika di perusahaan ada lebih dari 1 gudang, untuk memindahkan dari gudang satu ke gudang yang lain), Pengelompokan Barang (menu ini digunakan jika misalnya ingin ada Paket Penjualan, penjualan beberapa item sekaligus dengan harga spesial), dan Pembiayaan Pesanan (jika mungkin ada barang yang rusak dan ingin dijadikan biaya atau kerugian).

Setelah mengetahui modul-modul yang digunakan, langsung saja menuju ke langkah-langkahnya.

Modul Pembelian

1. Pertama, bagian Gudang mengajukan Permintaan Pembelian karena stok habis atau sudah menipis jumlahnya. Berikut contoh penginputan Permintaan Pembelian:

2. Lalu, bagian purchasing membuat PO untuk supplier/vendor dengan cara Tarik data dari Permintaan Pembelian. Langkahnya, Isi Nama Vendor, Pastikan No, PO dan Tanggal Terisi, Tarik data Permintaan Pembelian. Contoh penginputannya:

3. Lalu isi harga sesuai penawaran dari supplier/vendor:

4. Langkah selanjutnya adalah Penerimaan Barang, Anda hanya perlu tarik data dan disesuaikan dengan jumlah yang diterima. Contohnya jumlah barang yang diterima sesuai dengan yang sudah dipesan:

5. Ketika nota/faktur/invoice dari supplier/vendor sudah diterima, lalu input di menu Faktur dari Penerimaan Barang.

6. Ketika sudah melakukan pembayaran, maka input datanya di menu Pembayaran Pembelian dengan cara isi kolom pemasok, No. Pembayaran, Cek tanggal, input kolom Bank sesuaikan dengan dari akun mana Anda membayarnya, bisa Kas bisa Bank. Lalu centang/ checklist nota/ faktur/ invoice mana yang sudah dibayarkan. Contohnya seperti ini:

Modul Penjualan

Di Modul Penjualan pada perusahaan retail, biasanya hanya menggunakan menu Faktur Penjualan dan Penerimaan Penjualan.

1. Yang pertama, input penjualan di menu Faktur Penjualan. Contohnya kita menjual barang yang tadi sudah dibeli di modul pembelian:

2. Untuk print/cetak Nota/Invoice dengan klik Pratinjau di deretan menu bagian bawah. Setelah cetak, klik Terima Pembayaran saat pembayaran dari Customer/ Pelanggan sudah diterima lalu klik Simpan dan Keluar. Contoh input Penerimaan Penjualan:

Buku Besar

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, Jurnal Umum fungsinya untuk pencatatan Tarik Tunai dari Bank ke Kas dan Setor Tunai dari Kas ke Bank. Berikut ini flow transaksinya:

Tarik Tunai

Setor Tunai

Pembayaran Lainnya

Penerimaan Lainnya

Modul Persediaan

Penyesuaian Barang

Fungsinya untuk menyesuaikan jumlah stok dengan hasil stok opname/cek stok riil. Begini cara inputnya:

Catatan: jika kuantitas berkurang nilai penyesuaian tidak diberi centang (v).

Catatan: jika kuantitas bertambah nilai penyesuaian diberi tanda centang (v).

Pindah Barang

Digunakan jika di perusahaan ada lebih dari 1 gudang, fungsinya untuk memindahkan dari gudang satu ke gudang yang lain.

Pengelompokan Barang

Menu ini digunakan jika misalnya ingin ada Paket Penjualan, penjualan beberapa item sekaligus dengan harga spesial. Begini cara inputnya:

1. Pilih barang yang akan dijadikan paket penjualan.

2. Buat nota/fakturnya.

3. Hasilnya akan menjadi seperti gambar di bawah ini. Selanjutnya tinggal Print di Pratinjau lalu Terima Pembayaran untuk pelunasannya.

Pembiayaan Pesanan

Jika ada barang yang rusak dan ingin dijadikan biaya atau kerugian. Simpan untuk melanjutkan proses Finishing (bisa dengan klik tombol Selanjutnya lalu klik lagi tombol Sebelumnya) kemudian klik Finishing.

Simpan untuk melanjutkan proses Finishing (bisa dengan klik tombol Selanjutnya lalu klik lagi tombol Sebelumnya) kemudian klik Finishing.

Klik Simpan dan Keluar. Lalu Roll Over klik YA. Maka 1 unit barang yang diproses tadi akan berkurang dari stock dan nilainya (dicontoh sebesar 750.000) akan menjadi biaya lain-lain.

Itulah flow lengkap perusahaan yang bergerak di bidang retail dengan memakai software Easy Accounting System. Selain artikel ini masih ada banyak flow transaksi lain yang bisa dibaca di situs ini, misalnya flow transaksi perusahaan pariwisata, flow perusahaan kelapa sawit dan lain-lain.

Kami juga mempunyai tutorial dalam bentuk video. Anda bisa melihatnya di YouTube pada channel resmi kami, ketik Easy Accounting System di kolom search YouTube. Sekian tutorial dari kami, sampai jumpa di artikel berikutnya.

Link video tutorial flow perusahaan retail: https://bit.ly/2XFn3lq

Tutorial EASY: Cara Setting Database dari Client ke Server

Halo semua pengguna software akuntansi Easy Accounting System, berjumpa lagi di tutorial solusiEASY. Seperti biasa, kami akan membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan software EASY dan Easy Mobile. Jika biasanya solusiEASY membahas mengenai fitur yang ada di Easy Accounting, kali ini pembahasannya akan sedikit berbeda. Yang akan dibahas adalah cara setting database dari client ke server.

Meskipun terlihat sederhana, tetapi fungsi ini sangatlah krusial. Untuk itu silakan baca dan ikuti langkah-langkah untuk setting database ini.

Cara Setting Database dari Client ke Server

Komputer Server

1. Langkah pertama di server adalah cek ip address komputer server dengan cara klik Start lalu ketik CMD di kolomnya lalu pencet Enter. Setelah muncul box, ketik “ipconfig” kemudian pencet Enter lagi.

2. Setelah enter, akan muncul nomor ip address. Ip address yang ada di server yang ini nantinya digunakan untuk login di Easy Accounting pada komputer client. Catat nomor ip address tersebut.

Komputer Client

1. Buka Easy Accounting System lalu klik Membuka Data Perusahaan Lama.

2. Masukkan Direktori Database yang ada di Komputer Server.

3. Klik Hard Disk lainnya di Komputer Lain (Remote/Internet) lalu pilih Auto Refresh di posisi “Off”.

4. Ketikkan ip address server di kolom Alamat Ip.

5. Langkah terakhir, Klik “Ya” kemudian masukkan User Name & Password.

Demikian langkah untuk setting database Easy dari client ke server. Selain tutorial ini, masih banyak tip dan trik seputar Easy Accounting System yang bisa dibaca di situs ini. Mulai dari cara instal, hingga cara input pengiriman tersedia lengkap di sini. Jadi, kami sarankan Anda untuk terus membaca solusieasy.co.id.

Tidak hanya sekadar membaca saja, Anda juga bisa melakukan request tutorial seputar software Easy Accounting System. Caranya sangat mudah, cukup ketik tutorial yang Anda inginkan di kolom komentar. Tim kami akan merespon request tutorial tersebut. Atau Anda juga bisa melihat video tutorialnya, caranya dengan mengunjungi channel YouTube resmi Easy Accounting System.

Bagi Anda yang belum menggunakan Easy Accounting System dan Easy Mobile, silakan kunjungi situs resmi kami di easyaccountingsystem.co.id. Di situs tersebut tersedia beragam info produk dan varian Easy Accounting. Jangan ragu untuk memakai Easy Accounting System, sebab software ini telah terbukti handal dan kaya fitur inovatif. Sekian tip dan trik dari kami, sampai bertemu lagi di tutorial EASY lainnya.

Tutorial Easy Mobile: Input Uang Muka di Pesanan Pembelian

SolusiEASY adalah pusat tutorial dari software akuntansi Easy Accounting System dan aplikasi akuntansi Easy Mobile. Pada kesempatan ini, kami masih akan memberikan Anda sebuah tutorial yang tentunya akan sangat bermanfaat. Tutorial kali ini akan membahas mengenai salah satu fitur di Easy Mobile yaitu uang muka, tepatnya cara input uang muka di pesanan pembelian.

Sama seperti di versi desktopnya, input uang muka juga bisa dilakukan di Easy Mobile. Fitur ini dipakai ketika ada pembayaran di awal tapi belum mencakup pembayaran penuh. Lalu, bagaimanakah cara untuk input uang muka di pesanan pembelian dengan memakai aplikasi Easy Mobile? Mari simak pembahasannya di bawah ini.

Cara Input Uang Muka di Pesanan Pembelian

1. Buka software akuntansi Easy Mobile lalu sentuh Transaksi kemudian pilih menu Pembelian lalu sentuh Pesanan Pembelian.

2. Setelah masuk ke pesanan pembelian, buat satu transaksi seperti biasa. Isi Nama Pelanggan dan Barang yang akan dipesan. .

3. Klik Uang Muka lalu sentuh box Uang Muka.

4. Tentukan jumlah uang muka yang akan dibayarkan, lalu pilih apakah memakai pajak atau tidak lalu klik Pesan. Setelah itu pastikan untuk klik Simpan agar transaksi yang dibuat tidak hilang.

5. Untuk memastikan bahwa uang muka ini sudah benar-benar tersimpan, bisa dilihat di Faktur Pembelian lalu pilih Nama Pelanggan yang sama kemudian klik Uang Muka.

Begitulah cara untuk input uang muka di pesanan pembelian. Selain artikel ini kami juga mempunyai banyak artikel lain mengenai Easy Mobile dan Easy Accounting System. Jadi, terus ikuti solusieasy.co.id untuk selalu update artikel dan kabar terbaru dari software akuntansi Easy accounting System.

Selain dalam bentuk artikel, Easy Accounting System juga menyediakan artikel dalam bentuk video. Anda bisa membuat video-video tutorial dan promosi kami di channel YouTube resmi kami. Istimewanya lagi, Anda bisa meminta tutorial kepada kami dengan cara mengetikkan request Anda di kolom komentar.

Sebagai penutup, bagi Anda semua yang belum memakai Easy Mobile segera gunakan aplikasi super keren ini. Sebab, aplikasi ini memiliki semua fitur di versi desktopnya. Jadi, segera unduh dan coba sendiri Easy Mobile untuk membuktikan segala kecanggihannya. Terima kasih dan sampai jumpa di tutorial selanjutnya.